Pemilihan Parlemen Eropa tahun 1984
1984 European Parliament election | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
14–17 June 1984 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| All 434 seats to the European Parliament 218 kursi untuk meraih status mayoritas | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kehadiran pemilih | 61% | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kandidat | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Peta persebaran suara
Post-election composition of each member state's delegation * The number of seats was increased from 410 to 434 – so this is a nominal figure | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemilihan Parlemen Eropa 1984 merupakan pemilihan umum kedua untuk memilih anggota Parlemen Eropa setelah pemilihan pertama yang diselenggarakan pada 1979. Pemilihan ini berlangsung setelah perluasan Komunitas Eropa pada 1981 dengan bergabungnya Yunani sebagai anggota baru.[1]
Pemilihan 1984 juga menjadi pemilihan terakhir yang diselenggarakan sebelum Spanyol dan Portugal bergabung dengan Komunitas Eropa pada 1986.[2]
Hasil pemilihan menunjukkan adanya perubahan komposisi politik di Parlemen Eropa. Kelompok-kelompok yang berhaluan kiri-tengah dan kanan memperoleh peningkatan keterwakilan, sementara kelompok kiri-radikal dan kanan-tengah mengalami penurunan jumlah kursi. Partai Sosialis mempertahankan dan memperkuat posisinya sebagai kelompok terbesar di Parlemen Eropa.[3]
Perubahan juga terjadi pada kelompok-kelompok politik yang lebih kecil. Sejumlah anggota parlemen dari partai-partai sayap kanan membentuk kelompok politik tersendiri, sementara kelompok yang terdiri atas partai-partai Hijau dan regionalis bergabung dalam satu wadah yang dikenal sebagai Kelompok Pelangi (Rainbow Group).[4]
Tingkat partisipasi pemilih secara keseluruhan tercatat sekitar 61 persen. Meskipun terdapat perubahan dalam distribusi kursi, tidak satu pun kelompok atau partai politik berhasil memperoleh mayoritas di Parlemen Eropa.
Sistem pemilihan
[sunting | sunting sumber]Tidak ada sistem pemungutan suara tunggal yang seragam untuk semua negara anggota; masing-masing negara mengadopsi metodenya sendiri, yang ditetapkan oleh hukum nasional.[2]
Britania Raya Dalam pemilihan Parlemen Eropa 1984, negara-negara anggota Komunitas Eropa menggunakan sistem pemilihan yang berbeda-beda. Britania Raya menerapkan sistem first-past-the-post atau pemenang suara terbanyak di 78 daerah pemilihan yang mencakup Inggris, Wales, dan Skotlandia. Sementara itu, Irlandia Utara memperoleh tiga kursi yang dipilih melalui sistem perwakilan proporsional.
Belgia, Irlandia, dan Italia menggunakan sistem perwakilan proporsional dengan pembagian wilayah nasional ke dalam sejumlah daerah pemilihan. Adapun Denmark, Prancis, Jerman Barat, Yunani, Luksemburg, dan Belanda menerapkan sistem perwakilan proporsional dengan satu daerah pemilihan nasional.[2]
Terdapat beberapa ketentuan khusus dalam penerapan sistem tersebut. Di Denmark, Greenland memiliki daerah pemilihan tersendiri dan memperoleh alokasi satu kursi. Sementara itu, di Jerman Barat, tiga kursi yang dialokasikan untuk Berlin Barat tidak dipilih secara langsung oleh pemilih. Ketiga anggota tersebut dipilih oleh Dewan Perwakilan Berlin, sesuai dengan status khusus Berlin Barat pada saat itu.[1]
Pra-pemilu
[sunting | sunting sumber]Perubahan tempat duduk
[sunting | sunting sumber]Jumlah kursi yang dialokasikan kepada masing-masing negara anggota yang telah berpartisipasi dalam pemilihan Parlemen Eropa 1979 tetap dipertahankan pada pemilihan 1984. Sementara itu, Yunani, yang bergabung dengan Komunitas Eropa pada 1981, memperoleh alokasi sebanyak 24 kursi baru. Penambahan tersebut meningkatkan jumlah keseluruhan kursi Parlemen Eropa dari 410 menjadi 434 kursi.[3]
| Distribusi kursi secara nasional | ||||
|---|---|---|---|---|
| Negara | Kursi | Negara | Kursi | |
| 81 | 24 | |||
| 81 | 24 | |||
| 81 | 16 | |||
| 81 | 15 | |||
| 25 | 6 | |||
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 "Élus élections européennes 1984". www.france-politique.fr. Diakses tanggal 2026-09-30.
- 1 2 3 "Eligendo Archivio - Ministero dell'Interno DAIT". Eligendo (dalam bahasa Italia). Diakses tanggal 2026-09-30.
- 1 2 Almeida, Dimitri (2012-04-27). The Impact of European Integration on Political Parties: Beyond the Permissive Consensus (dalam bahasa Inggris). Taylor & Francis. ISBN 978-1-136-34039-0.
- ↑ "1st parliamentary term | Thomas Joseph MAHER | MEPs | European Parliament". www.europarl.europa.eu (dalam bahasa Inggris). 1922-04-29. Diakses tanggal 2026-09-30.

