Skip to content

About

Repository untuk analisis pengaruh emotikon & slang Bahasa Indonesia dalam klasifikasi sentimen tweet.

Resources

Stars

0 stars

Watchers

1 watching

Forks

Latest commit

 

History

62 Commits

Folders and files

NameName
Last commit message
Last commit date
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Repository files navigation

sentimen-analisis-indonesia
Python License NLP

Analisis Pengaruh Emotikon & Bahasa Informal pada Klasifikasi Sentimen Tweet Berbahasa Indonesia

Studi Kasus: Isu Sosial-Politik & Budaya di Platform Twitter


📜 Deskripsi Proyek

Repositori ini merupakan implementasi penelitian tentang pengaruh emotikon (😡, 🎉) dan bahasa informal (slang) terhadap akurasi klasifikasi sentimen tweet berbahasa Indonesia. Fokus utama proyek ini adalah:

  1. Membangun pipeline pemrosesan teks khusus untuk bahasa informal Indonesia.
  2. Menganalisis dampak emotikon dan slang pada model machine learning dan deep learning.
  3. Menyediakan dataset berlabel dan kamus slang Indonesia yang siap digunakan untuk penelitian NLP lanjutan.

Contoh Kasus:

  • 🚨 "Gempa lagi, pemerintah tidur ya? 😡 #Gempa" (Sentimen: Negatif)
  • ❤️ "Layanan ojek online mantul bangeet! 👍 #Bucin" (Sentimen: Positif)

🎯 Fitur Utama

  • 🛠️ Preprocessing Khusus Bahasa Indonesia
    • Konversi emotikon → teks (😡 → [marah]).
    • Translasi slang ("wkwk" → tertawa, "bucin" → budak cinta).
  • 🤖 Model Hybrid
    • Kombinasi lexicon-based (VaderSentiment) dan deep learning (LSTM + FastText).
  • 📊 Analisis Komparatif
    • Perbandingan akurasi model dengan/tanpa fitur emotikon & slang.

📁 Struktur Repositori

sentimen-analisis-indonesia/
├── data/                   # Dataset
│   ├── raw/                # Data mentah (CSV dari Twitter)
│   ├── processed/          # Data hasil preprocessing
│   └── labeled/            # Data berlabel manual
│
├── notebooks/              # Eksperimen Jupyter Notebook
│   ├── 1_data_collection.ipynb
│   ├── 2_preprocessing.ipynb
│   └── 3_model_training.ipynb
│
├── src/                    # Kode inti
│   ├── crawler.py          # Script crawling Twitter
│   ├── preprocessing.py    # Konversi emotikon & slang
│   └── model.py            # Arsitektur LSTM & SVM
│
├── results/                # Output analisis
│   ├── figures/            # Visualisasi (PNG/PDF)
│   └── models/             # Model terlatih (H5/PKL)
│
├── requirements.txt        Dependencies
└── README.md               Dokumentasi ini

🚀 Instalasi & Penggunaan

Prasyarat

  • Python 3.9+
  • Git

Langkah 1: Clone Repositori

git clone https://github.com/username/sentimen-analisis-indonesia.git
cd sentimen-analisis-indonesia

Langkah 2: Install Dependencies

pip install -r requirements.txt

Langkah 3: Jalankan Pipeline

  1. Crawling Data (Contoh: #Bucin):
    python src/crawler.py --query "#Bucin" --limit 1000
  2. Preprocessing:
    python src/preprocessing.py --input data/raw/bucin.csv
  3. Training Model:
    python src/model.py --data data/processed/cleaned_data.csv

📊 Hasil & Temuan

1. Akurasi Model

Model Akurasi (Tanpa Emotikon) Akurasi (Dengan Emotikon)
SVM 00% 00% (+00%)
LSTM 00% 00% (+00%)

2. Kata Kunci Berpengaruh

  • Emotikon Paling Signifikan: ❤️ (Positif), 😡 (Negatif)
  • Slang Paling Umum: "mantul", "bucin", "geming"

3. Visualisasi

Word Cloud Emotikon
Distribusi Emotikon dalam Dataset #Bucin


🤝 Berkontribusi

Kami terbuka untuk kontribusi! Berikut cara ikut serta:

  1. Tambahkan Slang Baru:
    Edit data/processed/slang_dictionary.json dan buka Pull Request.
  2. Laporkan Issue:
    Temukan bug? Buka Issues.

Panduan Kontribusi:

  • Ikuti standar PEP8 untuk kode Python.
  • Dokumentasikan perubahan di CHANGELOG.md.

📜 Lisensi

Proyek ini dilisensikan di bawah MIT License. Lihat LICENSE untuk detail.


🙏 Ucapan Terima Kasih


✨ Let's Revolutionize Indonesian NLP Together!
"Dari tweet untuk Indonesia yang lebih memahami emosi digital warganya."

About

Repository untuk analisis pengaruh emotikon & slang Bahasa Indonesia dalam klasifikasi sentimen tweet.

Resources

Stars

0 stars

Watchers

1 watching

Forks

Releases

Packages

Used by

Contributors

Languages